• Home
  • Error Page
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • About
  • f
  • t
  • g+
Terapi Sang Nabi

  • News
  • Gadget
    • HTC
    • Blackberry
    • Samsung
    • Spesifikasi
  • Internet
    • Facebook
    • Google
    • Twitter
  • Operating System
    • Android
    • Apple
    • Blackberry
  • Blogger
    • Widgets
    • Tips
    • Templates
  • Health
Home » Terapi Sang Nabi » Terapi Sang Nabi SAW dalam Mengobati Keracunan ketika Diracun Wanita Yahudi di Khaibar

Terapi Sang Nabi SAW dalam Mengobati Keracunan ketika Diracun Wanita Yahudi di Khaibar


Terapi Sang Nabi SAW

dalam Mengobati Keracunan ketika Diracun Wanita Yahudi di Khaibar

makanan beracun

TerapiSangNabi - Abd Raziq menuturkan dari Ma’mar, dari az-Zuhir, dan Abdurrahman Ibnu Ka’ab Ibnu Malik bahwa ada seorang wanita Yahudi Khaibar menghadiahkan daging kambing kepada Rasulullah SAW pada saat perang Khaibar. Rasulullah bertanya,”Apa ini?” wanita itu menjawab, “Hadiah.” Wanita itu sengaja mengatakan ini hadiah bukan sedekah, sebab ia tahu persis bahwa Rasululllah SAW tidak mau menerima sedekah. Rasulullah SAW lantas menyantap makanan itu bersama sahabat. Sejurus kemudian
Rasulullah SAW berkata tegas,”Hentikan!” Rasulullah SAW bertanya kepada wanita Yahudi itu, “Apakah daging itu kau bubuhi racun?” Dengan pucat pasi wanita Yahudi itu balik bertanya, “Siapa yang memberitahu kau masalah ini?”
            Rasulullah SAW menjawab, “Tulang ini!” Rasulullah SAW menunjuk dua kaki kambing yang ada ditangannya. Wanita Yahudi itu mengaku seraya berkata, “Memang seperti itu kenyataannya.” Rasulullah SAW bertanya, “Kenapa kau lakukan ini?” Wanita Yahudi itu lalu menjawab, “Aku ingin membuktikan, apakah kau benar-benar seorang nabi ataukah bukan? Jika kau benar-benar Nabi, makanan itu tidak akan mematikan dirimu. Jika kau seorang pendusta, maka semua orang akan berpaling darimu!” Rasulullah SAW lantas meminta para sahabatnya untuk membekam tubuh bagian pundaknya pada tiga titik dan memerintahkan para sahabat yang ikut makan  untuk membekam tubuh mereka. Akan tetapi ada pula sahabat yang meninggal akibat makanan beracun yang disuguhkan oleh wanita Yahudi Khaibar tersebut.
            Dalam riwayat lain dituturkan bahwa Rasulullah SAW berbekam di pundaknya untuk menghilangkan perngaruh racun daging domba yang disantapnya. Adapun yang membekam Rasulullah SAW adalah Abu Hind dengan menggunakan tanduk dan pisau. Abu Hind adalah mantan budak dari Bani Bayadhah, dari komunitas Anshar. Pascaperistiwa yang hampir merenggut nyawa Rasulullah SAW tersebut, Rasulullah SAW tetap dapat “bartahan” hidup sehat wal afiat sampat tiga tahun kemudian, hingga akhirnya Rasulullah SAW kembali keharibaan ALLAH SWT akibat sakit yang dideritanya. Rasulullah SAW wafat sebagai syahid. Rasulullah SAW bersabda:
“Aku masih merasakan pengaruh akibat makanan daging kambing yang pernah aku santap di bumi Khaibar. Sehingga inilah saatnya usiaku berakhir.”
Musa Ibnu Uqbah mengatakan bahwa terapi penyembuhan sakit akibat racun adalah dengan memakasa zat beracun itu keluar dari dalam tubuh menggunakan anti toksin (penawar racun), baik secara aktif maupun reaktif. Jika tidak didapatkan obat anti toksin, maka harus dilakukan pembersihan secara menyeluruh.  Dan cara terbaik untuk menghilangkan dari dalam tubuh adalah dengan bekam. Terutama di negeri-negeri beriklim tropis dan subtropis. Energi racun bisa menelusup ke dalam aliran darah, lalu mengalir dalam pembuluh darah dan urat tubuh, hingga ke “pusat” jantung, yang akhirnya dapat berujung pada kematian.
            Darah adalah pintu masuk bagi racun menuju jantung dan organ-organ tubuh lainnya. Apabila orang yang keracunan dengan sigap dapat menangani sakitnya, dengan sesegera mungkin mengeluarkan racun yang bercampur darah, maka zat racun yang tercampuri darah itu juga akan ikut keluar. Jika usaha ini bisa dilakukan dengan sempurna, maka  racun tidak akan membahayakan tubuh dan gampang disingkirkan, setidaknya energinya bisa dikurangi, sehingga kondisi stamina tubuh tetap terjaga dan lambat laun reaksinya akan hilang dengan sendirinya. Penanganan racun harus dilakukan sedini mungkin, dengan tidak membiarkan racun mengendap lama di tubuh, sebab racun akan bereaksi ke seluruh tubuh. Jika racun sampai jantung, maka kematian sulit dihindarkan.
            Sehingga saat terkena racun Rasulullah SAW membekam tubuhnya di bagian bahu, yang merupakan organ dekat degan jantung, dengna begitu racun dalam darah bisa dikeluarkan dengan cepat. Meski tidak seluruhnya bisa dikeluarkan, namun setidaknya langkah kuratif seperti itu dapat memperlemah pengaruh racun dalam tubuh. Hal itu sejalan degan takdir yang dikehendaki Allah SWT atas Rasulullah SAW dengan keutamaan Sang Nabi SAW, sehingga beliau terhindarkan dari kematian akibat racun yang dibubuhkan oleh wanita Yahudi di dalam makanan yang disuguhkannya kepada Rasulullah SAW.
            Tatkala Allah SWT menghendaki Rasulullah SAW ini kembali keharibaan-Nya, sehingga bekas racun yang mengendap dalam tubuh—sejak diracun wanita Yahudi—terlihat, maka tampaklah Allah SWT akan ulah busuk anak turun Israel, sebagaimana firman-Nya:
Apakah setiap datang kepadamu seorang Rasulullah membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?
                                                                                    (Q.S. al-Baqarah [2]:87)
Redaksi Qur’ani menyebutkan “kamu telah dustakan” dengan kata kerja bentuk lampau, hal itu berarti sudah terjadi dan pasti terjadi. Redaksi Qur’ani diteruskan dengan menyebutkan “...kamu bunuh...” dena kata kerja yang menunjukkan konteks kekinian dan yang akan datang (mudhari), yakni memang hal itulah yang mereka tunggu dan dinanti-nantikan. Wallahu A’lam.

Terapi Sang Nabi SAW dalam Mengobati Keracunan ketika Diracun Wanita Yahudi di Khaibar , Pada: 6:52 AM

Share to

Facebook Google+ Twitter
Posted by Unknown at 6:52 AM

Related Posts

0 comments :

Post a Comment

« Next Prev »

Label

  • Terapi Sang Nabi

Most Popular

  • Makanan Vegetarian untuk Orang Sakit
    Makanan Vegetarian untuk Orang Sakit
    Terapi Sang Nabi SAW Makanan Vegetarian untuk Orang Sakit makanan vegitarian Dikutip dari hadis tentang Umm al-Manzir dan kata-k...
  • Terapi sang nabi  Dalam memberi menu makanan ideal bagi orang sakit
    Terapi sang nabi Dalam memberi menu makanan ideal bagi orang sakit
    Terapi sang Nabi SAW dalam Memberi Menu Makanan Ideal bagi Orang Sakit makanan ideal Dalam kitab shahih Bukhari dan ...
  • Cara Berpakaian Rasulullah
    Terapi Sang Nabi SAW Perihal Cara Berpakaian Rasulullah Muhammad SAW dikenal sebagai pribadi yang baik (anggun) dalam cara...

Partner

Copyright © 2014 Terapi Sang Nabi Design by SHUKAKU4RT - All Rights Reserved